Rabu, 15 Oktober 2014

Filipina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Republika ng Pilipinas
República de Filipinas
Republic of the Philippines


MottoMaka-Diyos, Makatao, Makakalikasan, at Makabansa (Demi Cinta Tuhan, Rakyat, Alam dan Negara)
Lagu kebangsaanLupang Hinirang (Tanah Terpilih)
Ibu kota Manila
Kota terbesar Kota Quezon
Bahasa resmi Filipino (Tagalog), Inggris
Pemerintahan Republik
 -  Presiden Benigno S. Aquino III
 -  Wakil Presiden Jejomar Binay
 -  Ketua Senat Juan Ponce Enrile
 -  Ketua DPR Feliciano Belmonte, Jr.
 -  Ketua Mahkamah Agung Renato Corona
Luas
 -  Total 300,000 km2 (73)
 -  Perairan (%) 0,61%
Penduduk
 -  Perkiraan 2013 98.900.000 (12)
 -  Kepadatan 308,0/km2 (43)
PDB (KKB) Perkiraan 2013
 -  Total $454,286 miliar 
 -  Per kapita $4,660 
PDB (nominal) Perkiraan 2013
 -  Total $272,207 miliar 
 -  Per kapita $2.792 
Mata uang Peso Filipina (piso) (PHP)
Zona waktu PHT (UTC+8)
Lajur kemudi kanan
Ranah Internet .ph
Kode telepon 63
Filipina atau Republik Filipina (Republika ng Pilipinas) adalah sebuah negara republik di Asia Tenggara, sebelah utara Indonesia dan Malaysia. Filipina merupakan sebuah negara kepulauan yang terletak di Lingkar Pasifik Barat, negara ini terdiri dari 7.107 pulau. Selama ribuan tahun, warga kepulauan Filipina yang bahagia dan pekerja keras ini telah mengembangkan sistem cocok tanam Padi yang sangat maju, yang menyediakan makanan pokok bagi masyarakatnya.
Filipina adalah negara paling maju di Benua Asia setelah Perang Dunia II, namun sejak saat itu telah tertinggal di belakang negara-negara lain akibat pertumbuhan ekonomi yang lemah, penyitaan kekayaan yang dilakukan pemerintah, korupsi yang luas, dan pengaruh-pengaruh neo-kolonial. Meskipun begitu, saat ini Filipina mengalami pertumbuhan ekonomi yang moderat, yang banyak disumbangkan dari pengiriman uang oleh pekerja-pekerja Filipina di luar negeri dan sektor teknologi informasi yang sedang tumbuh pesat. Filipina seringkali dianggap sebagai satu-satunya negara di Benua Asia di mana pengaruh budaya Barat terasa sangat kuat.
Masalah-masalah besar negara ini termasuk gerakan separatis Bangsamoro di sebelah selatan Filipina yaitu di region Mindanao, pemberontak-pemberontak dari Tentara Rakyat Baru (New People's Army) yang beraliran komunis di wilayah-wilayah pedesaan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang sering tidak konsisten, tingkat kejahatan yang makin meningkat, dan kerusakan lingkungan seperti penebangan hutan dan polusi laut. Filipina juga mengalami masalah banyaknya penduduk di daerah-daerah perkotaan akibat kurangnya lapangan pekerjaan di wilayah pedesaan dan tingkat kelahiran yang tinggi.